Cara Menggunakan Android Studio

Cara Menggunakan Android Studio – Cara membuat splash screen menggunakan android studio, Membuat sticker whatsapp menggunakan android studio, Cara membuat aplikasi android tanpa coding untuk bisnis ukm, Membuat class atau jenis java, Cara membuat listener di adapter recyclerview android, Membuat aplikasi crud menggunakan database room


Layout adalah tampilan layout di Android untuk mengatur penempatan teks, gambar, tombol atau komponen lainnya agar tampilan aplikasi yang dibuat terlihat indah dan nyaman.

Tata letak linier adalah tata letak yang menyelaraskan semua tampilan turunannya dalam satu arah, baik vertikal maupun horizontal. Orientasi ditentukan dengan menetapkan atribut android:orientation ke Linear Layout.android:orientation=”vertical”orandroid:orientation=”horizontal”.

Cara Menggunakan Android Studio

Cara Menggunakan Android Studio

Semua anak dalam tata letak linier akan ditumpuk di atas satu sama lain. Jadi daftar vertikal hanya akan memiliki satu anak per baris; tidak peduli seberapa luas. Dan daftar horizontal hanya akan setinggi satu baris (tinggi anak tertinggi ditambah pengisi). Tata letak linier akan mengikuti margin antara anak-anak dan gravitasi (kanan, tengah atau kiri) setiap anak.

Membuat Project Android

Bagi pemula mungkin akan bingung dengan penjelasan di atas (saya dulu). Ini bisa dimengerti! Jangan terlalu bingung. Seiring waktu, kebingungan Anda akan hilang.

Dalam contoh di atas, tata letak linier memiliki 3 anak; yaitu Textview, RadioGroup dan Button. Dan 3 cucu (cucu) dari RadioGroup, yaitu RadioButton, RadioButton dan RadioButton.


Adalah tata letak yang menempatkan widget dalam susunannya seperti lapisan, sehingga sebuah widget bisa berada di atas atau di bawah widget lain. Dengan kata lain, tata letak relatif adalah tata letak yang penataannya lebih bebas (relatif), sehingga dapat diatur dimana saja.

  Bagaimana Cara Memotivasi Di Tempat Kerja

Pada Relative Layout, desain tampilan pada aplikasi dengan objek atau layout komponen dapat diatur secara bebas tanpa aturan orientasi (vertikal atau horizontal) seperti pada LinearLayout.

Cara Membuat Button Android Membuka Activity Baru

Tata letak ini merupakan perpanjangan dari tata letak relatif yang kita bahas di atas. Mirip dengan Tata Letak Relatif, lokasi tampilan bergantung pada tampilan lain dalam tata letak atau tata letak induk (Tata Letak Induk). Jika di Relative Layout kita bisa menempatkan tampilan di atas, di bawah atau di samping tampilan lain, di Constraint Layout lebih fleksibel dan mudah untuk mengatur tata letak menggunakan mode “design editor”. Anda hanya perlu mengklik dan menahan tampilan dan menyeretnya ke posisi yang Anda inginkan. Dalam contoh tata letak sebelumnya di atas, mode “editor teks” digunakan.

Pada Constraint Layout, setiap view memiliki string (constraint) yang menarik pada setiap halaman, dimana string tersebut dapat diatur Elasticity, Margin, dan sebagainya. Tali tersebut harus dilekatkan pada anchor point atau titik yang bisa menjadi tepi layout induk, view lain atau titik penyangga yang bisa kita buat sendiri.

Frame Layout biasanya digunakan untuk membuat komponen yang saling overlap dan overlap. Contoh: Anda mendefinisikan 3 bagian dalam Tata Letak Bingkai; Bagian pertama adalah ImageView, yang kedua adalah Textview, lalu yang ketiga adalah Button. Kemudian, bagian pertama (ImageView) akan ditimpa oleh bagian kedua (TextView), dan bagian kedua (TextView) akan ditimpa oleh bagian ketiga (Tombol).


Cara Menggunakan Android Studio

Adalah subkelas ViewGroup yang digunakan untuk menampilkan elemen View anak dalam baris dan kolom. Tata letak ini digunakan untuk membangun antarmuka pengguna untuk aplikasi Android berdasarkan baris dan kolom.

  Aplikasi Absensi Online Berbasis Web

Membuat Aplikasi Webview Dengan Android Studio

Itu dia. Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin menyampaikan, silakan tulis di komentar, atau melalui email/media lain yang dapat Anda temukan di halaman kontak Halo pengembang android, apa kabar hari ini? Aku harap kalian baik-baik saja. Kali ini saya akan membagikan cara membuat aplikasi Media Player (Audio) di Android Studio.

Media android menyediakan dukungan bawaan untuk memutar berbagai jenis media umum seperti audio atau video. Ada banyak cara untuk memutar audio atau video tetapi yang terpenting adalah

, kita dapat mengakses file audio atau video dari sumber program, file mandiri dalam sistem file atau dari aliran data yang tiba melalui koneksi jaringan dan memutar file audio atau video dengan beberapa opsi pemutaran seperti putar, jeda, maju, mundur, dan lainnya.


Namun di sini Anda akan belajar cara membuat aplikasi pemutar media untuk memutar dan menjeda di Android Studio dengan cara yang sederhana dan mudah.

Mengenal Layout Di Android Studio

Dalam proyek studio android. Untuk itu Anda harus membuat folder raw terlebih dahulu di folder res. Untuk membuat folder mentah Anda dapat mengikuti tautan di bawah ini.

  Video Rumah Mewah 1 Lantai - Desain Rumah Klasik Keren 1 Lantai Yang Mewah

. Anda dapat menggunakan file audio di bawah ini. Unduh dan pindahkan ke folder mentah agar terlihat seperti gambar struktur proyek di atas.

Ini adalah cara singkat dan mudah untuk membuat aplikasi Media Player (Audio) di Android Studio. cara di atas cukup mudah dilakukan karena kita hanya menggunakan satu file kelas java untuk membuat aplikasi pemutar audio.

Cara Menggunakan Android Studio

Jika Anda menghadapi masalah saat melakukan hal di atas, silakan komentar di bawah artikel ini. Jangan lupa untuk menyukai dan berlangganan saluran YouTube Android Rion. Semoga artikel ini membantu Anda. Terima kasih


Tutorial Cara Membuat Aplikasi Audio Player Di Android Studio

ActionBar Activity Adapter Admob Alert Dialog Android Studio Anim API Key BaseAdapter Bottom Sheet Button Tampilan Kartu Unduhan Kustom EditText ExpandableListView Facebook Firebase Floating Action Button Fragment Gallery Google Maps GridView ImageView Intent Library ListView Login Material Design Menu RecyclerView SearchView TabLayout TextView Toast Video Toolbar Tampilan Ringan Dasar WebView WhatsApp

Membuat Aplikasi CRUD Menggunakan Database Room, Belajar Android Studio, Cara Membuat Java Class Di Android Studio, Tutorial Membuat Aplikasi Android Biodata Sederhana Menggunakan Android Studio, Membuat Project Tampilan Login Android Studio, Android Studio, Cara Membuat Options Menu Di Android Studio, Tutorial Membuat Aplikasi 7P, Cara Membuat Aplikasi Android Login Menggunakan Android Studio Java Dan Firebase Tahap 2